memulai sesuatu kisah memang kamu harus benar-benar berpikir untuk kedepannya bagaimana, dan apa saja yang ingin kamu kembangakan dengan orang yang ada dalam kisahmu itu. yang ingin saya bagikan dan agar dijadikan pelajaran untuk semua perempuan jangan mudah terpengeruh dengan rayuan lelaki. seperti kisah saya, saya baru saja putus dengan kekasih lama saya yang sudah menjalin hubungan cukup lama dan kita LDR yang artinya kamu sudah mengorbankan waktu tenaga dan pastinya pulsa untuk tetap dapat berhubungan baik tapi pada akhirnya dia memilih yang lain. saat hati saya hancur sehancur-hancurnya, datang seseorang yang saya bilang dia hebat dalam hal meluluhkan hati perempuan. awalnya saya sama sekali tidak tertarik kepadanya, dan saya sampai harus bilang bahwa saya tidak layak di jadikan kekasih. tapi dia memaksa dan bilang kita akan sama2 layakkan diri kita. yes, dan saya jatuh cinta kepadanya, kenalan seminggu akhirnya kita menjalin hubungan yang bisa dibilang serius. dan saya terlalu mempercayakan hati saya untuk dia sampai masalah keluarga yang harusnya tidak perlu jadi bahan pembicaraan kami. saya dengan kepercayaan penuh memberitahu semuanya untuk dia. jalan sebulan kisah kita, manis ya sangat manis. saya dijadikan bagai seorang putri. perempuan mana yang tidak jatuh hati diperlakukan bak seorang putri. jadi dia (lelakiku) bekerja di salah satu perusahaan di timika-papua. dan kita berkenalan dia sedang tidak bekerja/ lagi cuti, waktu itu dia cuti pulang ke rumahnya di jayapura. singkat cerita sebulan berlalu dan akhirnya dia pun harus kembali melakukan tugasnya untuk bekerja, sebelum kembali bekerja dia sudah bilang bahwa jam kerja dia 12jam dan waktu istirahat sangat singat. oke saya pun menyanggupi hal itu dengan tidak mengganggu dia selama bekerja. tapi dia pun tidak pernah mengabari setiap selesai bekerja. sebulan berjalan selama dia kerja, kami cuma 2x berkabar dan itu rindu yang sangat dasyat dan sulit diungkapkan. dan selama tidak berkabar tapi dia masih sempat-sempatnya memposting foto dan lain-lain di facebook, betapa kecewa. ya saya kecewa dengan apa yang pernah dia janjikan dan apa yag pernah kita bicarakan untuk selalu mengabari tapi berubah drastis. menjelang bulan kedua dia bekerja, saya mulai bosan dan tidak kuat dengan sifat dan kelakuannya, ya saya dicuekkin yang berlebihan. tapi suatu malam saat rindu yang terbakar ini makin membara, dia menelpon. dan saya sangat senang, tapi hanya senang sesaat, ternyata dia kalau capek, emosinya tidak bisa di kontrol. dan saya coba lagi untuk mengerti itu dan meminta maaf dengan apa yang pernah saya katakan kalau melukai hatinya, tapi apa? ternyata saya di diami berhari-hari tanpa kepastian. akhirnya saya memilih untuk mengakhiri kisah yang salah itu. karena saya capek, hidup saya berputar dengan dia, sedangkan dia? saya bukan prioritas sama sekali.saat saya ingin mengakhiri segalanya, dan dia tidak merespon sedikit pun. oke saya galau ! menjelang beberapa hari akhirnya dia kembali memberikan kabar dan ingin agar kita baik2 saja. dan saya iyakan.. tapi tidak bertahan lama, 2 hari setelahnya, ternyata dia yang mengakhiri semuanya dan saya sudah tidak bisa untuk menahan dia lagi disisi ini. akhirnya kisah kita yang salah ini pun berakhir menyedihkan. nangis? ya, sa menangis sejadi- jadinya agar bisa legah dengan semuanya. tapi apa? susah ! ya susah untuk dilupakan, susah untuk kembali membuka hati untuk orang yang (mungkin) tepat. saat itu, yang di pikiran saya, saya akan kembali menjalin kasih, tapi tidak lagi di dunia maya, melainkan di dunia nyata, sama2 satu daerah dan tidak LDR. dan lebih penting dengan orang yang benar, bukan orang yang salah lagi. sekian

Tidak ada komentar:
Posting Komentar